Kajian Muslim Administrasi Pendidikan (KAMUS ADPEND)

Alhamdulillahhirabbil alamin, acara kamus adpend pada tanggal 18 Februari 2015 berjalan dengan lancar yang bertemakan “Pantaskan Diri Menanti Pasangan Sejati, Persiapkan Hati Menuju Cinta Ridha Illahi”

Pematerian kali ini dibawakan oleh kang Apriyandi dari Pendidikan Fisika serta beliau aktivis di Baqi.

Bagi kami para mahasiswa yang notabene sudah tidak asing lagi dengan kata ‘menikah’ kajian kali ini tentunya sangat menarik perhatian, karena tidak sedikit dari kami yang sudah tidak sabar ingin segera melangsungkan pernikahan dan sudah bosan dengan pertanyaan “kapan nikah?” pada saat kumpul-kumpul bersama keluarga. Nah langsung saja pada pembahasan..

Menurut kang Apriyandi menikah itu memiliki prinsip, yaituuuuu….

“Bangun Cinta di atas pernikahan, jangan bangun pernikahan di atas cinta”

Simpelnya, menikah dulu baru pacaran. Karena kita menikah dengan niat ibadah kepada Allah, bukan karena nafsu semata. Ketika kita sudah memiliki pasangan sebelum menikah, artinya kita tidak bisa memilih pasangan yang terbaik dari berbagai hal bagi kita karena kita sudah kepentok dengan pacar yang kita miliki, sedangkan kalau belum pacaran kita bisa memilih dan mempertimbangkan segala aspek bagi teman hidup nanti J

Selain itu, ketika hendak menikah persiapkan lah dengan matang dan ketika syahwat sudah melonjak maka sangat dianjurkan untuk menikah daripada berbuat dosa zina. Selanjutnya, niat. Persiapan tanpa niat sama saja bohong ataupun niat tanpa persiapan juga sama saja bohong, pernikahan tidak akan berjalan sesuai dengan harapan. Untuk mengetahui niat seseorang, lihatlah kesiapan yang ia miliki untuk menikah. Maka siap dan niat adalah dua hal yang berbeda namun menyatu.

Yang terakhir, jika cinta datang maka dekatkanlah diri pada Allah SWT. Maksudnya, ketika kita merasakan cinta, maka memohonlah pada Allah dan dekatkan diri untuk meminta kepastian dan meminta diberikan pasangan yang terbaik bagi kita.

Bagaimana cinta itu?

Cinta tentu saja berbeda dengan hawa nafsu ya teman-teman..

Apabila kita cinta dengan seseorang maka kita ingin sekali memberikan yang terbaik bagi pasangan kita, tidak ingin menyakiti pasangan kita. Sedangkan nafsu, kita akan cepat merasa bosan karena nafsu adalah kenikmatan sesaat.

Akhwat dan ikhwan tentu saja boleh memilih pasangan yang terbaik baginya karena tentu saja setiap orang pastinya ingin mendapatkan pasangan yang terbaik bukan? So, pantaskanlah diri masing-masing untuk menjadi yang terbaik agar mendapatkan pasangan yang terbaik.

Pematerian kali ini memberikan manfaat yang luar biasa dan menjadikan kami selaku peserta kamus adpend jadi kesengsem sendiri hehe

WISUDA 19 Desember 2014

Selamat kepada akang teteh yang sudah wisuda pada hari Jumat, 19 Desember 2014.

Semoga setelah hari ini, akang teteh akan lebih sukses dan mengharumkan nama departemen kita, Administrasi Pendidikan.

Semoga ilmu yang akang teteh telah dapatkan selama di bangku kuliah dan selama di lapangan akan berguna dan bermanfaat bagi bidang pendidikan Indonesia.

Kami tunggu gebrakan-gebrakan perubahan yang akan akang teteh berikan pada kemajuan pendidikan bangsa ini.

Selamat berkarya dan tunggu kami untuk menyusul kesuksesan kalian!

Happy Graduation akang teteh :)

 10371905_1582637198632452_3914440584623940736_n

SIMPONI (Spritual And Motivation Power on Training)

Dihadiri oleh 56 orang, 30 panitia dan 26 peserta. Acara diselenggarakan dari hari Sabtu pukul 13.00 WIB sampai dengan Minggu pukul 13.00 WIB.  Pembukaan acara dilaksanakan di Ruang WB FIP lantai 2 UPI. Pembukaan acara dipandu oleh Julio Abidin (Adpend 2013), pembacaan sari tilawah dibacakan oleh Hilman Nur Adin (Adpend 2012).

Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Sity Nurul Aisyah (Adpend 2012). Sambutan kedua disampaikan oleh Muhamad Sigit Pramono (Adpend 2012). Dan sambutan terakhir disampaikan oleh Pembina Kemahasiswaan Jurusan Administrasi Pendidikan, Pak Cepi Triana.

Pembukaan Acara usai pukul 14.00 WIB. Seluruh peserta dan paitia segera bergegas menuju kendaraan yang akan membawa mereka ke tempat acara berlangsung. Terdapat 3 angkot yang digunakan untuk mengangkut seluruh peserta, panitia dan barabg-barang yang

hendak digunakan. Seluruhnya sampai di Masjid Al-Karim, Lembang pukul 15.00 WIB.
Sesampainya, semua langsung melaksanakan sholat Ashar berjama’ah.
Usai sholat ashar, para peserta mengikuti pementoringan yang disampaikan oleh mentornya masing-masing. Masing-masing kelompok membuat lingkaran-lingkaran untuk mendengarkan mentornya. Materi pementoringan mencakup  materi seputar Tauhid. Dari mana berasal? Akan kemana? Dan untuk apa hidup di dunia?
Sebelum pementoringan seluruh peserta diberikan kertas berbentuk hati oleh anitia, agar diisi dengan testimoni-testimoni anak-anak. Semua peserta menuliskannya dengan antusias.
Sekitar pukul 16.30 WIB, para peserta dikumpulkan kembali seluruhnya karena akan dilaksanakan acara “Pentas Seni”. Seluruh kelompok menampilkan bakatnya di depan seluruh peserta dan panitia. Pentas seni ini tetap berkaitan dengan tema, yaitu “Tauhidku, Landasan Hidupku.”

Langit sudah mulai gelap. Azan telah berkumandang, dan Pensi pun telah usai. Seluruh peserta dan panitia segera bersiap-siap untuk sholat maghrib.  Ba’da sholat maghrib, semua membaca al-ma’tsurot bersama-sama.
Sebelum memasuki waktu isya, semua diinstruksikan untuk makan terlebih dahulu. Malam di kota lembang ditemani dingin yang menusuk, tapi semua tetap riang gembira. Pemandangan malam dari ketinggian ini pun membuat suasana semakin syahdu.

Setelah semua makan, kembali peserta bersiap-siap melaksanakan sholat Isya’.
Setelah melaksanakan sholat isya, masuklah ke acara inti. Spritual Training, “Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus” yang disampaikan oleh Trainer Ust. Kun Kun Kurniawan.  Acara dipandu oleh Julio Abidin (Adpend 2013) dan Pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Cahya Ali Permana (Adpend 2014). Peserta begitu antusias mengikuti pematerian.

Pematerian usai pukul 22.00 WIB. Para peserta  dibubarkan dari forum untuk beristirahat sejenak. Semua saling bergantian ke kamar mandi sebelum tidur. Akhwat tidur di kamar bawah masjid. Sedangkan ikhwan tidur di dalam masjid di lantai 2. Semakin malam, cuaca semakin dingin, tapi tetap tidak menyurutkan semangat peserta maupun panitia. Semua peserta tidur dengan lelap malam itu.

Tepat pukul 02.00 dini hari, panitia membangunkan seluruh peserta untuk mengikuti acara selanjutnya, yaitu “Night Journey” atau “Perjalanan Malam” seluruh peserta diinstruksikan untuk mengenakan baju olahraga dan jaket. Peserta diminta untuk melaksanakan sholat tahajud terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan.
Usai tahajud, peserta digiring ke TKP. Panitia telah siap menunggu di posnya masing-masing untuk menguji para peserta. Terdapat 5 pos yang harus dilewati oleh seluruh peserta. Peserta dibagi kembali bersama kelompoknya untuk menyelesaikan pos-pos ini.  Di setiap pos, para peserta diharuskan untuk mengambil ibrohnya. Dingin yang menusuk di subuh Lembang, terhangatkan oleh semangat para peserta yang saling menyuarakan yel-yelnya di setiap pos.

Ketika semua peserta telah menyelesaikan 4 pos pertama, mereka semua dikumpulkan dan semua diperintahkan panitia untuk menutup mata dengan syal, lalu diarahkan kembali ke halaman depan masjid. Mereka dibuat duduk melingkar dengan masing-masing berjarak satu sama lain. Ketika itu, masing-masing diantara mereka merasa gelap, sendiri dan dingin. Ya, sesi ini adalah sesi perenungan atau muhasabah. Hafidz (Adpend 2013) memandu pos 5 ini. Dia yang mengendalikan suasana, membuat sedih, merenung memikirkan kehidupan yang akan datang, keluarga, dosa, sahabat dan lain sebaagainya.

Adzan subuh telah berkumandang. Pos 5 itu pun usai dengan haru dan tangis. Setiap peserta saling memeluk dan meminta maaf kepada teman-temannya. Acara selanjutnya adalah sholat subuh berjama’h. Usai sholat, mereka membaca al-ma’tsurot bersama.
Kultum (Kuliah tujuh menit) disampaikan oleh saudara Riki Yesaeri  (Adpend 2014). Kultum mengenai hadits-hadits arba’in. Riki berkata, bahwa ia hanyaa menggantikan Cahya yang sedang sakit, sehingga dirasa penyampaiannya kurang optimal.

Para peserta diberikan waktu untuk beristirahat sejenak seelum masuk ke ativitas selanjutnya.
Usai istirahat, agar lebih fresh, seluruh peserta diajak untuk olahraga bersama. Senam, bermain-main, games. Semua terlihat begitu ceria meskipun belum sarapan pagi.

Setelah semuanya merasa kelelahan dan bugar, barulah para peserta tersebut sarapan pagi.
Setelah semua sarapan pagi, acara selanjutnya “Outbond” pun dimulai. Sama seperti Night Journey, outbond pun memiliki 5 pos yang harus dilewati oleh para peserta. Semua peserta terliat sangat bahagia dan ekspresif, semua kelompok beusaha untuk menjadi yang terbaik, meneriakkan yel-yel kebanggan setiap kelompok.

Outbond ini merupakan acara terakhir dari serangkaian acara SIMPONi sebelum acara Penutupan. Usai outbond, dengan peluh keringat, mereka tetap ceria dan tertawa. Pulang kembali menuju masjid untuk mandi membersihkan diri.

Acara penutupan diangsungkan pada pukul 11.30 WIB menjelang waktu dzuhur. Sebelum acara dimulai, para peserta saling bertukar kado terlebih dahulu. cara ini dipandu oleh Julio Abidin (Adpend 2013). Lalu masuk ke acara sambutan yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Sity Nurul Aisyah (Adpend 2012). Lalu, ada pesan-pesan dari peserta. Perwakilan dari Ikhwan, ada Riki Yusaeri. Dan dari akhwat, bernama Ayu Dewi Lestari telah sampailah perjumpaan SIMPONI 2014 ini. Semoga seluruh peserta mendapat apa yang hendak panitia sampaikan.

Semua peserta dan panitia membereskan semua barang-barang yang akan dibawa pulang. Juga pembagian makan siang untuk dibawa pulang. Sebelum semua naik angkot, seluruh peserta dan panitia berfoto bersama di halaman depan masjid Al-Karim, Lembang.

—THE END–

DIKLATJUR : BE A SMART JOURNALIST “ACT NOW!”

PendiDIKan LATihan JURnalistik ini merupakan serangkaian kegiatan yang dimiliki Jurusan Administrasi Pendidikan dan diamanahkan kepada divisi kominfo.

Alhamdulillah acara diklatjur ini terlaksana pada hari Jumat, 10 Oktober 2014. Rencana awal memang kegiatan Diklatjur ini diperuntukkan untuk semua mahasiswa jurusan Administrasi Pendidikan, namun diwajibkan untuk mahasiswa Adpend angkatan 2014. Sayangnya, yang mengikuti acara ini hanya angakatan 2014 saja L. Tetapi tenang saja, keseluruhan rangkaian acara Diklatjur ini berlangsung dengan lancar dan respon yang diterima dari angkatan 2014 cukup baik walaupun ada beberapa mahasiswa yang berhalangan hadir.

Pada acara diklatjur ini, terdapat tiga pematerian yang disampaikan dan pada sesi akhir acara para peserta diberi tugas untuk mengimplementasikan materi yang telah disampaikan. Materi tersebut diantaranya:

  1. Materi Reporter disampaikan oleh Alfi Syahrin
  2. Materi Redaksi disampaikan oleh Afiyah
  3. Materi Artistik disampaikan oleh Bagus Septian Putra

Materi yang diberikan juga berkaitan bagaimana menjadi seorang jurnalis yang cerdas. Dimanapun dan kapanpun berada diharapkan para peserta menjadi lebih peka terhadap kejadian di sekitar mereka.

Beberapa kutipan materi mengenai Diklatjur:

Tahapan untuk menjadi seorang reporter:

  1. Passion
  2. Mencari Narasumber
  3. Percaya diri
  4. Pandai Menyesuaikan diri
  5. Persiapkan Naskahnya
  6. Sesuaikan penampilan
  7. Bangun relasi

Artistik memiliki nilai seni dimana kita membutuhkan imajinasi untuk melakukannya. Seorang yang artistik berpikiran simpel & praktis, fleksibel, sensitif, ramah, tidak menonjolkan diri, rendah hati pada kemampuannya. Artistik juga lebih banyak menunjukkan perhatian melalui tindakan dibandingkan kata-kata.

Adpend Mengkaji 2014 ke 1

Adpend mengkaji merupakan sebuah wadah diskusi bagi mahasiswa jurusan administrasi pendidikan untuk lebih membuka wawasan, pengetahuan dan pemikiran bagi mahasiswa adpend agar lebih peka mengenai permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi di sekitar kita.
Adpend mengkaji peratama ini diadakan pada tanggal 30 September 2014. materi yang dibahas kali ini mengenai RUU Pilkada dalam Perspektif Mahasiswa yang dibawakan oleh teh Yeni Kurnia.
Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) sudah sejak 2010 disiapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sesuai kesepakatan antara Komisi II DPR dengan Kemendagari, RUU Pilkada akan diselesaikan sebelum penyelenggaraan Pemilu 2014. Dengan demikian Pilkada pasca-Pemilu 2014 sudah menggunakan Undang-Undang baru.
Naskah akademik RUU Pilkada menyebutkan tiga tujuan:
1. Memberikan arahan dalam penyusunan norma-norma pengaturan dalam undang-undang tentang pemerintahan daerah.
2. Menyelaraskan pengaturan norma dalam undang-undang sesuai dengan norma akademis, teoritis dan yuridis
3. Memberikan penjelasan mengenai kerangka pikir dan tujuan norma-norma pengaturan dalam undang-undang tentang pemilihan gubernur dan bupati/walikota.
RUU Pilkada terdiri atas 7 bab dan 181. Dalam RUU ini terdapat dua ketentuan baru yang berbeda secara signfikan dari ketentuan UU No. 32/2004: pertama, pilkada hanya memilih gubernur dan bupati/walikota, sementara wakil gubernur dan wakil bupati/wakil walikota ditunjuk dari lingkungan PNS; kedua, gubernur dipilih tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat, melainkan oleh DPRD provinsi.
Dalam pelaksanaan Pilkada baik secara langsung ataupun lewat DPRD dilaksanakan dengan memperhatikan mudharatnya yang lebih sedikit. Sehingga, syaratnya tetap demokratis sesuai amanat UUD 1945 dan sila ke 4 Pancasila yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Berbagai pro dan kontra begitu ramai di bicarakan baik itu didalam pemerintahan ataupun di kalangan masyarakat. Namun, sekarang RUU Pilkada telah disahkan sehingga sikap kita sebagai mahasiswa adalah berhenti untuk memperkeruh masalah namun mencari solusi untuk masalah tersebut.

Gema Idul Adha

Gema Idul Qurban adalah salah satu program yang diadakan oleh Divisi Rohis Adpend dalam rangka memperingati Hari Raya Islam yaitu Idul Adha, atau sering kita dengar dengan idul Qurban. Seperti yang sudah dijelaskan dalam QS. Al Hajj ayat 34 yang berbunyi: “Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syari’atkan penyembelihan (Qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah dirizkikan Allah kepada mereka, makaTuhan mu ialahTuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” Hal ini menjadi salah satu landasan kegiatan ini, walaupun penyembelihan hewan qurban ini bukan di atas namakan satu orang tapi satu lembaga yaitu administrasi pendidikan sehingga kami menyebutnya dengan infaq.
Kegiatan ini diadakan tepatnya pada hari Ahad, 05 Oktober 2014/ 10 Dzulhijjah 1435 H di Panti Asuhan Al-Fiin, jalan Sari Asih 1 No. 2 Sarijadi. Dikarenakan bertepatan langsung dengan Sholah ied maka kami selaku perwakilan dari himpunan berangkat pukul 09.30, untuk perwakilannya yaitu dari angkatan 2011 ada Teh Nurul Fitriyah, angkatan 2012 ada M. Sigit pramono, Nurlaela, Annisa Fadhila, Tari Listianawati, dan Faizah, angkatan 2013 ada Ana Maryani, Lia, Fatim, dan angkatan 2014 ada diwakilkan oleh Dena, hingga selesai sekitar pukul 11.30. Panti Asuhan Al-Fiin ini memiliki 50 orang binaan, mulai dari yang usia SD sampai usia kuliah namun banyak yang pulang ke rumah ketika hari H idul qurban, jadi sekitar 20 orang yang ada pada saat hari H.
Qurban apa si yang diberikan Himpunan Adpend? nah berhubung dana yang terkumpul dari infaq keseharian mahasiswa Adpend sebesar Rp 3.686.000,- maka untuk hewannya sendiri Alhamdulillah kami dapat membeli satu domba untuk diqurbankan, dengan harga Rp 3.250.000,- selebihnya kami berikan kembali ke Panti Asuhan sebagai infaq. Kami sangat senang bisa berbagi dengan anak-anak panti disana, begitupun para pengurusnya kami mengucapkan banyak terimakasih atas doanya untuk kami sebagai mahasiswa. Semoga amalan yang kami berikan bisa bermanfaat bagi kami khususnya dan bagi Panti Asuhan umumnya.
Berikut beberapa dokumentasi dari kegiatan ini:
Suasana Penyembelihan Hewan Qurban di Panti Asuhan Al-Fiin

r2

 

 

r5

r6

LDKM Pertama (Jumat, 19 September 2014)

Alhamdulillah, kaderisasi kali ini untuk mahasiswa baru angkatan 2014 dimulai dari tanggal 19 September 2014 hari Jumat kemarin.Tema kaderisasi sekarang adalah “Kaderisasi Terintegrasi untuk menciptakan insan bangsa yang BERDIKARI” Bertaqwa, Edukatif, Kreatif, Responsif, dan Inspiratif”.  Maka dari itu, kaderisasi tahun ini di integrasikan dengan acara Simponi dan PAB nanti.
Pengkaderan pertama di LDKM hari Jumat kemarin alhamdulillah berjalan dengan lancar walaupun memang ada sedikit masalah pada waktu. Namun selebihnya berjalan sesuai dengan rencana.
Lihatlah, para calon pejuang pendidikan ini berbaris, betapa rapihnya mereka, kekompakkan yang mereka tunjukkan menunjukkan semangat mereka. Semoga kekompakkan ini akan terus berjalan hingga mereka lulus.
20140919_125733
Selesai berbaris, mereka siap masuk kelas untuk menerima pembekalan materi secara umum yaitu mengenai Kepemimpinan dan Problem Solving. Tujuan pematerian adalah untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dalam diri mahasiswa sebagai penerus peradaban bangsa, sebagai insan yang berdikari serta mampu memandang dan menyelesaikan masalah dari berbagai sudut pandang yang out of the box.

LDKM kedua nanti InshaAllah akan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 3 Oktober 2014. Semoga acara selanjutnya akan lebih baik dan memberikan kesan yang mendalam bagi adik-adik angkatan 2014 ini. :)