SIMPONI (Spritual And Motivation Power on Training)

Dihadiri oleh 56 orang, 30 panitia dan 26 peserta. Acara diselenggarakan dari hari Sabtu pukul 13.00 WIB sampai dengan Minggu pukul 13.00 WIB.  Pembukaan acara dilaksanakan di Ruang WB FIP lantai 2 UPI. Pembukaan acara dipandu oleh Julio Abidin (Adpend 2013), pembacaan sari tilawah dibacakan oleh Hilman Nur Adin (Adpend 2012).

Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Sity Nurul Aisyah (Adpend 2012). Sambutan kedua disampaikan oleh Muhamad Sigit Pramono (Adpend 2012). Dan sambutan terakhir disampaikan oleh Pembina Kemahasiswaan Jurusan Administrasi Pendidikan, Pak Cepi Triana.

Pembukaan Acara usai pukul 14.00 WIB. Seluruh peserta dan paitia segera bergegas menuju kendaraan yang akan membawa mereka ke tempat acara berlangsung. Terdapat 3 angkot yang digunakan untuk mengangkut seluruh peserta, panitia dan barabg-barang yang

hendak digunakan. Seluruhnya sampai di Masjid Al-Karim, Lembang pukul 15.00 WIB.
Sesampainya, semua langsung melaksanakan sholat Ashar berjama’ah.
Usai sholat ashar, para peserta mengikuti pementoringan yang disampaikan oleh mentornya masing-masing. Masing-masing kelompok membuat lingkaran-lingkaran untuk mendengarkan mentornya. Materi pementoringan mencakup  materi seputar Tauhid. Dari mana berasal? Akan kemana? Dan untuk apa hidup di dunia?
Sebelum pementoringan seluruh peserta diberikan kertas berbentuk hati oleh anitia, agar diisi dengan testimoni-testimoni anak-anak. Semua peserta menuliskannya dengan antusias.
Sekitar pukul 16.30 WIB, para peserta dikumpulkan kembali seluruhnya karena akan dilaksanakan acara “Pentas Seni”. Seluruh kelompok menampilkan bakatnya di depan seluruh peserta dan panitia. Pentas seni ini tetap berkaitan dengan tema, yaitu “Tauhidku, Landasan Hidupku.”

Langit sudah mulai gelap. Azan telah berkumandang, dan Pensi pun telah usai. Seluruh peserta dan panitia segera bersiap-siap untuk sholat maghrib.  Ba’da sholat maghrib, semua membaca al-ma’tsurot bersama-sama.
Sebelum memasuki waktu isya, semua diinstruksikan untuk makan terlebih dahulu. Malam di kota lembang ditemani dingin yang menusuk, tapi semua tetap riang gembira. Pemandangan malam dari ketinggian ini pun membuat suasana semakin syahdu.

Setelah semua makan, kembali peserta bersiap-siap melaksanakan sholat Isya’.
Setelah melaksanakan sholat isya, masuklah ke acara inti. Spritual Training, “Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus” yang disampaikan oleh Trainer Ust. Kun Kun Kurniawan.  Acara dipandu oleh Julio Abidin (Adpend 2013) dan Pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Cahya Ali Permana (Adpend 2014). Peserta begitu antusias mengikuti pematerian.

Pematerian usai pukul 22.00 WIB. Para peserta  dibubarkan dari forum untuk beristirahat sejenak. Semua saling bergantian ke kamar mandi sebelum tidur. Akhwat tidur di kamar bawah masjid. Sedangkan ikhwan tidur di dalam masjid di lantai 2. Semakin malam, cuaca semakin dingin, tapi tetap tidak menyurutkan semangat peserta maupun panitia. Semua peserta tidur dengan lelap malam itu.

Tepat pukul 02.00 dini hari, panitia membangunkan seluruh peserta untuk mengikuti acara selanjutnya, yaitu “Night Journey” atau “Perjalanan Malam” seluruh peserta diinstruksikan untuk mengenakan baju olahraga dan jaket. Peserta diminta untuk melaksanakan sholat tahajud terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan.
Usai tahajud, peserta digiring ke TKP. Panitia telah siap menunggu di posnya masing-masing untuk menguji para peserta. Terdapat 5 pos yang harus dilewati oleh seluruh peserta. Peserta dibagi kembali bersama kelompoknya untuk menyelesaikan pos-pos ini.  Di setiap pos, para peserta diharuskan untuk mengambil ibrohnya. Dingin yang menusuk di subuh Lembang, terhangatkan oleh semangat para peserta yang saling menyuarakan yel-yelnya di setiap pos.

Ketika semua peserta telah menyelesaikan 4 pos pertama, mereka semua dikumpulkan dan semua diperintahkan panitia untuk menutup mata dengan syal, lalu diarahkan kembali ke halaman depan masjid. Mereka dibuat duduk melingkar dengan masing-masing berjarak satu sama lain. Ketika itu, masing-masing diantara mereka merasa gelap, sendiri dan dingin. Ya, sesi ini adalah sesi perenungan atau muhasabah. Hafidz (Adpend 2013) memandu pos 5 ini. Dia yang mengendalikan suasana, membuat sedih, merenung memikirkan kehidupan yang akan datang, keluarga, dosa, sahabat dan lain sebaagainya.

Adzan subuh telah berkumandang. Pos 5 itu pun usai dengan haru dan tangis. Setiap peserta saling memeluk dan meminta maaf kepada teman-temannya. Acara selanjutnya adalah sholat subuh berjama’h. Usai sholat, mereka membaca al-ma’tsurot bersama.
Kultum (Kuliah tujuh menit) disampaikan oleh saudara Riki Yesaeri  (Adpend 2014). Kultum mengenai hadits-hadits arba’in. Riki berkata, bahwa ia hanyaa menggantikan Cahya yang sedang sakit, sehingga dirasa penyampaiannya kurang optimal.

Para peserta diberikan waktu untuk beristirahat sejenak seelum masuk ke ativitas selanjutnya.
Usai istirahat, agar lebih fresh, seluruh peserta diajak untuk olahraga bersama. Senam, bermain-main, games. Semua terlihat begitu ceria meskipun belum sarapan pagi.

Setelah semuanya merasa kelelahan dan bugar, barulah para peserta tersebut sarapan pagi.
Setelah semua sarapan pagi, acara selanjutnya “Outbond” pun dimulai. Sama seperti Night Journey, outbond pun memiliki 5 pos yang harus dilewati oleh para peserta. Semua peserta terliat sangat bahagia dan ekspresif, semua kelompok beusaha untuk menjadi yang terbaik, meneriakkan yel-yel kebanggan setiap kelompok.

Outbond ini merupakan acara terakhir dari serangkaian acara SIMPONi sebelum acara Penutupan. Usai outbond, dengan peluh keringat, mereka tetap ceria dan tertawa. Pulang kembali menuju masjid untuk mandi membersihkan diri.

Acara penutupan diangsungkan pada pukul 11.30 WIB menjelang waktu dzuhur. Sebelum acara dimulai, para peserta saling bertukar kado terlebih dahulu. cara ini dipandu oleh Julio Abidin (Adpend 2013). Lalu masuk ke acara sambutan yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Sity Nurul Aisyah (Adpend 2012). Lalu, ada pesan-pesan dari peserta. Perwakilan dari Ikhwan, ada Riki Yusaeri. Dan dari akhwat, bernama Ayu Dewi Lestari telah sampailah perjumpaan SIMPONI 2014 ini. Semoga seluruh peserta mendapat apa yang hendak panitia sampaikan.

Semua peserta dan panitia membereskan semua barang-barang yang akan dibawa pulang. Juga pembagian makan siang untuk dibawa pulang. Sebelum semua naik angkot, seluruh peserta dan panitia berfoto bersama di halaman depan masjid Al-Karim, Lembang.

—THE END–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s