Adpend Mengkaji 2014 ke 1

Adpend mengkaji merupakan sebuah wadah diskusi bagi mahasiswa jurusan administrasi pendidikan untuk lebih membuka wawasan, pengetahuan dan pemikiran bagi mahasiswa adpend agar lebih peka mengenai permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi di sekitar kita.
Adpend mengkaji peratama ini diadakan pada tanggal 30 September 2014. materi yang dibahas kali ini mengenai RUU Pilkada dalam Perspektif Mahasiswa yang dibawakan oleh teh Yeni Kurnia.
Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) sudah sejak 2010 disiapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sesuai kesepakatan antara Komisi II DPR dengan Kemendagari, RUU Pilkada akan diselesaikan sebelum penyelenggaraan Pemilu 2014. Dengan demikian Pilkada pasca-Pemilu 2014 sudah menggunakan Undang-Undang baru.
Naskah akademik RUU Pilkada menyebutkan tiga tujuan:
1. Memberikan arahan dalam penyusunan norma-norma pengaturan dalam undang-undang tentang pemerintahan daerah.
2. Menyelaraskan pengaturan norma dalam undang-undang sesuai dengan norma akademis, teoritis dan yuridis
3. Memberikan penjelasan mengenai kerangka pikir dan tujuan norma-norma pengaturan dalam undang-undang tentang pemilihan gubernur dan bupati/walikota.
RUU Pilkada terdiri atas 7 bab dan 181. Dalam RUU ini terdapat dua ketentuan baru yang berbeda secara signfikan dari ketentuan UU No. 32/2004: pertama, pilkada hanya memilih gubernur dan bupati/walikota, sementara wakil gubernur dan wakil bupati/wakil walikota ditunjuk dari lingkungan PNS; kedua, gubernur dipilih tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat, melainkan oleh DPRD provinsi.
Dalam pelaksanaan Pilkada baik secara langsung ataupun lewat DPRD dilaksanakan dengan memperhatikan mudharatnya yang lebih sedikit. Sehingga, syaratnya tetap demokratis sesuai amanat UUD 1945 dan sila ke 4 Pancasila yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Berbagai pro dan kontra begitu ramai di bicarakan baik itu didalam pemerintahan ataupun di kalangan masyarakat. Namun, sekarang RUU Pilkada telah disahkan sehingga sikap kita sebagai mahasiswa adalah berhenti untuk memperkeruh masalah namun mencari solusi untuk masalah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s